Safari Subuh Rabu Berkah: IAIN Takengon Ajak Umat Pahami Konsep Muamalah Islam dengan Kaum Non-Muslim
Takengon – Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Takengon bersama Dewan Masjid Indonesia (DMI) Aceh Tengah kembali melaksanakan kegiatan Safari Subuh Rabu Berkah pada Rabu (15/10/2025) di Masjid Sabilul Muttaqin, Lemah Burbana, Kecamatan Bebesen, Takengon.
Kegiatan yang terbuka untuk umum ini turut dihadiri oleh Rektor IAIN Takengon Prof. Dr. Ridwan Nurdin, MCL, Bupati Aceh Tengah, Kapolres Aceh Tengah, Ketua MPU Aceh Tengah, serta civitas akademika IAIN Takengon, serta jamaah dari berbagai kalangan masyarakat.
Safari Subuh kali ini menghadirkan Ustadz Ruri Amanda, M.A, Dosen Pengembangan Masyarakat Islam IAIN Takengon, yang menyampaikan tausiyah dengan tema “Konsep Ajaran Islam Tentang Hubungan Bermuamalah dengan Kaum Non-Muslim.”
Dalam ceramahnya, Ustadz Ruri menjelaskan bahwa Islam mengajarkan prinsip interaksi sosial yang baik dan berkeadilan kepada semua manusia, termasuk non-Muslim. “Prinsip muamalah dalam Islam didasari pada nilai toleransi, keadilan, dan saling menghormati dalam kehidupan bermasyarakat,” ujarnya.
Ia kemudian mengutip firman Allah dalam Surah Al-Mumtahanah ayat 8, yang menegaskan bahwa umat Islam dianjurkan untuk berbuat baik dan adil terhadap non-Muslim selama mereka tidak memerangi atau memusuhi Islam.
“Allah tidak melarang kamu untuk berbuat baik dan berlaku adil terhadap orang-orang yang tidak memerangimu karena agama…”
Lebih lanjut, Ustadz Ruri juga menegaskan bahwa Islam menolak segala bentuk pemaksaan dalam urusan agama, sebagaimana ditegaskan dalam Surah Al-Kafirun ayat 6: “Untukmu agamamu, dan untukku agamaku.”
Dalam kesempatan itu, ia turut menjelaskan tiga kategori non-Muslim dalam pandangan fikih Islam, yaitu Kafir Harbi (yang memerangi Islam), Kafir Dzimmi (non-Muslim yang hidup damai di wilayah Islam), dan Kafir Musta’man (non-Muslim yang datang sementara waktu dengan izin dan aturan yang berlaku).
“Umat Islam hendaknya menjadi teladan dalam bermuamalah yang baik, menjaga kerukunan antarumat beragama, dan menampilkan akhlak mulia sebagaimana diajarkan Rasulullah SAW,” tutupnya.
Melalui kegiatan ini, IAIN Takengon dan DMI Aceh Tengah berharap masyarakat semakin memahami pentingnya nilai toleransi dan harmoni dalam kehidupan sosial, serta menjadikan Takengon sebagai wilayah percontohan dalam menjaga keharmonisan antarumat beragama.
