IAIN Takengon Gelar Yudisium Fakultas Tarbiyah, Tekankan Kolaborasi Nilai Humanis dan Teknologi di Era Society 5.0
Takengon, 19 Juni 2025 — Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Takengon menggelar prosesi yudisium bagi 37 mahasiswa pada Kamis (19/6/2025) bertempat di Aula Kampus Induk. Acara berlangsung khidmat dengan dihadiri jajaran pimpinan fakultas, dosen, dan tamu undangan.
Dalam laporannya, Wakil Dekan I Fakultas Tarbiyah, Dr. M. Firdaus, M.A menyampaikan bahwa peserta yudisium terdiri dari enam program studi, yakni Pendidikan Agama Islam (16 orang), Pendidikan Bahasa Arab (1), Tadris Matematika (1), Tadris Bahasa Inggris (7), Manajemen Pendidikan Islam (6), dan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (6). Ia juga menginformasikan bahwa yudisium berikutnya dijadwalkan pada bulan Oktober mendatang dan akan diikuti oleh sekitar 70 mahasiswa.
Kegiatan ini turut menghadirkan orasi ilmiah dari Dr. Ilham Marnola, M.Pd dengan tema “Menjadi Pendidik Cerdas di Era Society 5.0: Kolaborasi Nilai Humanis dan Teknologi Digital dalam Pendidikan.” Dalam paparannya, Dr. Ilham menekankan pentingnya kesiapan pendidik menghadapi tantangan era teknologi cerdas yang terus berkembang.
“Era Society 5.0 menuntut kita tidak hanya menguasai teknologi, tapi juga mengintegrasikannya dengan nilai-nilai kemanusiaan. Guru bukan sekadar pengguna teknologi, tapi juga pencipta dan kurator konten yang etis dan bermanfaat,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa pendidik masa kini harus memiliki kemampuan sebagai content creator untuk menghasilkan materi pembelajaran, sekaligus content curator yang mampu memilah konten tepat guna bagi peserta didik. Dr. Ilham juga menyoroti peran AI dalam membantu proses pembelajaran, dan pentingnya menjaga nilai-nilai keislaman serta akhlak dalam pendidikan digital.
Acara dilanjutkan dengan pemberian penghargaan kepada lulusan terbaik dari masing-masing program studi, antara lain: Finte Nate (PGMI) dengan IPK 3,91; Ratna Sari (PAI) dengan IPK 3,90; Rina Gemasih (MPI) dengan IPK 3,89, dan Asri Juraini (TBI) dengan IPK 3,89.
Finte Nate selaku perwakilan peserta yudisium menyampaikan kesan dan pesannya. Ia mengucapkan terima kasih kepada seluruh dosen dan sivitas akademika atas bimbingan dan ilmu yang telah diberikan. Ia berharap para lulusan dapat mengaplikasikan ilmunya demi kemajuan masyarakat, bangsa, dan negara.
Pada akhir kegiatan Dekan Fakultas Tarbiyah, Mahdi Wahyuni Salam, M.Ed., Ph.D dalam sambutannya mengingatkan para lulusan untuk siap menghadapi persaingan dunia kerja yang semakin ketat, bukan hanya dengan sesama manusia, tapi juga dengan teknologi.
“Data menunjukkan 7,28 juta jiwa menjadi pencari kerja di akhir 2024. Kita bukan hanya bersaing dengan manusia, tapi juga teknologi robot. Maka bekal utama kita adalah kecerdasan emosional, akhlak, dan etika, serta kemampuan adaptif terhadap perkembangan teknologi,” ujarnya.
Kegiatan yudisium ini menjadi momentum berharga dalam mengantarkan para mahasiswa memasuki dunia profesional sebagai pendidik dan akademisi. Rencananya, para peserta yudisium akan mengikuti wisuda yang digelar pada Selasa, 24 Juni 2025 mendatang.
