Forum Mahasiswa KIP IAIN Takengon Gelar 'Formakip Peduli', Ringankan Beban UKT Mahasiswa

Forum Mahasiswa Kartu Indonesia Pintar (Formakip) IAIN Takengon kembali menunjukkan kepedulian mereka dengan menyelenggarakan kegiatan Formakip Peduli yang berfokus pada serah terima bantuan Uang Kuliah Tunggal (UKT). Acara ini digelar di Aula IAIN Takengon pada Senin (20/1), dan bantuan diberikan kepada mahasiswa yang telah lolos seleksi administrasi serta wawancara. 

Pendanaan kegiatan ini bersumber dari kas Formakip, yang mencerminkan solidaritas antar mahasiswa untuk membantu rekan-rekan mereka yang membutuhkan. Wakil Rektor I Bidang Akademik, Kemahasiswaan, Kelembagaan, dan Kerjasama, Dr. Al Musanna, MA, hadir dalam acara tersebut dan memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif Formakip. 

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan yang diselenggarakan oleh Formakip. Ini adalah bukti nyata bahwa kita adalah keluarga besar yang saling membantu. Kami juga berkomitmen untuk memastikan tidak ada mahasiswa IAIN Takengon yang berhenti kuliah karena kendala pembayaran UKT,” ujarnya. 

Ia juga berpesan kepada para penerima bantuan agar memanfaatkan kesempatan ini untuk menyelesaikan studi dengan baik. “Tetap jaga kekompakan, bangun kepedulian, dan jadikan momen ini sebagai pengingat bahwa kita harus saling membantu dan mendukung,” tambahnya. 

PJ Ketua Umum Formakip IAIN Takengon, Abdi Pahmi, melaporkan bahwa program ini telah melalui proses seleksi yang ketat. Dari 59 pendaftar, 41 orang lolos seleksi administrasi, dan pada tahap akhir terpilih 31 mahasiswa penerima bantuan. “Kami berharap bantuan ini dapat meringankan teman-teman mahasiswa non-beasiswa untuk tetap melanjutkan studi mereka. Terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung kegiatan ini hingga terlaksana dengan baik,” ungkapnya.

Bantuan ini memungkinkan mahasiswa penerima membayar hanya setengah dari total UKT untuk tahun ini, sehingga diharapkan dapat meringankan beban ekonomi mereka dan keluarga. Kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam membangun solidaritas di lingkungan kampus sekaligus menciptakan atmosfer akademik yang lebih inklusif.

Dengan semangat kebersamaan ini, Formakip terus membuktikan perannya sebagai pelopor gerakan peduli antar mahasiswa, membangun lingkungan kampus yang mendukung keberhasilan studi seluruh mahasiswanya.