Safari Maghrib Mubarakah: IAIN Takengon dan Polres Bener Meriah Ajak Masyarakat Perkuat Moral dan Kepedulian Sosial

Bener Meriah, 6 Agustus 2025 – Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Takengon bersama Polres Bener Meriah kembali menggelar program Safari Maghrib Mubarakah, yang kali ini diselenggarakan di Masjid Al Muttaqin, Simpang Balik, Kecamatan Wih Pesam, Kabupaten Bener Meriah. Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, mulai dari civitas akademika IAIN Takengon, jajaran Polres Bener Meriah, Forkopimda, hingga para jemaah maghrib setempat.

Acara yang terbuka untuk umum ini mengusung serangkaian kegiatan seperti salat berjamaah, ceramah keagamaan, sedekah maghrib, serta pengabdian kepada masyarakat. Bertindak sebagai penceramah adalah Tgk. Husrin Konadi, M.Pd, yang juga merupakan Kaprodi BKPI Fakultas Tarbiyah IAIN Takengon.

Dalam ceramahnya, Tgk. Husrin mengangkat tema "Tergerusnya Moral dalam Perspektif Islam", dengan mengutip QS. Ali Imran ayat 110. Ia menekankan bahwa penyelesaian persoalan kenakalan remaja tidak bisa sepenuhnya dibebankan kepada lembaga pendidikan, kepolisian, atau instansi lainnya, namun harus dimulai dari lingkungan masyarakat dan keluarga. “Lingkungan keluarga adalah pondasi awal yang sangat menentukan karakter anak-anak kita,” ujarnya.

Lebih lanjut, Tgk. Husrin menjelaskan pentingnya penerapan ilmu fardhu ain kepada umat Islam, khususnya dalam tiga aspek utama: akidah, fikih, dan akhlak. Ketiga unsur ini, menurutnya, merupakan pilar penting dalam membentuk generasi yang berakhlak dan bermoral tinggi.

Sementara itu, Asisten III Setdakab Bener Meriah, Khairmansyah, M.Si, dalam sambutannya mengimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang dan tidak panik terhadap informasi aktivitas gunung merapi yang saat ini berada pada status waspada. Ia meminta masyarakat tetap waspada namun tidak terpancing oleh informasi yang belum tentu akurat.

Kapolres Bener Meriah, AKBP Aris Cai Dwi Susanto, S.I.K., M.I.K., turut mengajak seluruh masyarakat untuk berperan aktif dalam menangani persoalan kenakalan remaja yang kini marak di lingkungan sekitar, seperti balap liar, penyalahgunaan lem dan bensin, serta kasus kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur. “Ini menjadi tanggung jawab bersama, bukan hanya tugas polisi. Mari kita jaga generasi muda kita,” tegasnya.

Safari Maghrib Mubarakah menjadi salah satu bentuk kolaborasi nyata antara lembaga pendidikan tinggi dan aparat keamanan dalam memberikan kontribusi positif kepada masyarakat melalui pendekatan keagamaan dan kemasyarakatan.