Mahasiswa KKN IAIN Takengon Kunjungi Kebun Sereh di Desa Kute Baru

Mahasiswa Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) IAIN Takengon yang sedang melaksanakan kegiatan di Desa Kute Baru, Kecamatan Linge, Aceh Tengah, baru-baru ini mengunjungi kebun sereh milik warga setempat. Dalam kunjungan tersebut, para mahasiswa berkesempatan menyaksikan langsung proses pemanenan dan pengolahan sereh menjadi minyak sereh yang memiliki berbagai manfaat, baik untuk kesehatan maupun kecantikan.

Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu pagi ini diawali dengan pemaparan singkat oleh Yandi seorang pemilik kebun sereh yang telah menjalani usaha penyulingan minyak sereh selama tiga tahun. Yandi mengungkapkan bahwa ia mempelajari cara menyuling minyak sereh dari Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues, dan memulai usahanya dengan menggunakan bibit sereh wangi yang diperoleh dari Blangkejeren. "Bibit sereh wangi ini saya beli sekarung seharga Rp150.000 yang bisa ditanam sekitar dua rantai, dengan sekali tanam menghasilkan 4-5 tangkai," jelas Yandi.

Ia juga menjelaskan proses menanam, merawat, dan memanen sereh dengan hati-hati. "Proses pemanenan sereh harus dilakukan dengan cermat, karena hanya tanaman yang matang dan siap diproses yang akan menghasilkan minyak sereh berkualitas," tambahnya.

Setelah proses pemanenan, para mahasiswa KKN diajak untuk melihat langsung bagaimana daun sereh diproses menjadi minyak sereh. Proses pengolahan ini melibatkan pembersihan daun sereh, pemotongan, dan distilasi uap untuk menghasilkan minyak sereh yang murni. Namun, Yandi mengungkapkan kesulitan yang dihadapi dalam usaha ini, yaitu semakin jarangnya orang yang menyuling minyak sereh akibat terbatasnya pasokan kayu bakar, yang merupakan bahan utama untuk proses distilasi.

Salah seorang mahasiswa KKN, Mansyuri, mengungkapkan kekagumannya terhadap proses tersebut. "Saya baru mengetahui bahwa proses pembuatan minyak sereh ternyata cukup rumit dan memerlukan ketelitian yang tinggi. Selain itu, saya juga semakin sadar betapa besar manfaat minyak sereh untuk kesehatan dan kecantikan," ujarnya.

Kegiatan ini tidak hanya memberikan wawasan baru bagi mahasiswa KKN, tetapi juga memberikan nilai edukatif bagi masyarakat setempat mengenai pentingnya memanfaatkan hasil pertanian lokal seperti sereh. Lebih lanjut, para mahasiswa berencana membantu masyarakat dalam meningkatkan pemahaman tentang pengolahan sereh menjadi produk bernilai tinggi, serta memberikan dukungan dalam pemasaran produk tersebut.

Kunjungan ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan KKN yang bertujuan untuk memperkenalkan potensi lokal Desa Kute Baru kepada masyarakat luas, serta memberikan dukungan bagi usaha-usaha berbasis pertanian yang ada di desa tersebut. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian desa melalui pemanfaatan hasil pertanian yang bernilai tambah.