Kolaborasi IAIN Takengon dan Lembaga Sosial Dampingi Anak Terdampak Bencana melalui Program Relawan Mengajar
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Takengon melaksanakan program “Relawan Mengajar” di Kecamatan Bintang, Kabupaten Aceh Tengah, Jum’at (06/02). . Program ini menjadi bentuk kepedulian mahasiswa terhadap dunia pendidikan, khususnya bagi anak-anak di wilayah yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor.
Program “Relawan Mengajar” merupakan inisiatif kolaboratif yang didukung dan diluncurkan oleh Yayasan Manfaat Mengalir dari Yogyakarta serta Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Relawan Kolaborasi Peduli Pendidikan. Kolaborasi lintas lembaga ini diharapkan mampu memperkuat dukungan pendidikan dan pendampingan bagi anak-anak pascabencana.
Wakil Rektor I IAIN Takengon, Dr. Al Musanna, M.Ag, menyampaikan bahwa program ini dirancang untuk memberikan pendampingan edukatif sekaligus psikososial kepada anak-anak yang terdampak bencana.
“Harapannya, mahasiswa dapat menjadi agen pendidikan di Tanah Gayo ini, memberikan pendampingan yang diperlukan bagi anak-anak kita yang terkena musibah,” ujar Dr. Al Musanna.
Ia menambahkan, kehadiran mahasiswa KKN di tengah masyarakat tidak hanya membantu proses belajar mengajar, tetapi juga menghadirkan semangat baru bagi anak-anak untuk kembali bangkit dan beradaptasi pascabencana.
Kegiatan “Relawan Mengajar” dipusatkan di Kecamatan Bintang, salah satu wilayah yang memiliki sejumlah sekolah terdampak langsung oleh bencana alam. Melalui pendampingan rutin, mahasiswa KKN terlibat aktif dalam kegiatan edukasi, penguatan karakter, serta dukungan emosional bagi peserta didik.
Melalui program ini, IAIN Takengon terus mendorong peran aktif mahasiswa dalam pengabdian kepada masyarakat sebagai wujud implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam merespons kebutuhan pendidikan di wilayah terdampak bencana.
