Ketua LPPM IAIN Takengon Paparkan Riset tentang Kepemimpinan Progresif di Madrasah Aceh Tengah pada MICONIS 2025
Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Takengon, Dr. Rahayu Subakat, M.A., menjadi salah satu presenter dalam ajang internasional The 2nd Meulaboh International Conference on Islamic Studies (MICONIS 2025) yang digelar oleh STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh, Aceh.
Konferensi ilmiah bertaraf internasional ini mengusung tema “The Development of Islam in Southeast Asia: Education, Civilization, Law, Modern Fiqh Siyasah, and Transformation in the Digital Era,” dan diikuti oleh akademisi serta peneliti dari berbagai negara, baik secara luring maupun daring melalui platform Zoom dan kanal YouTube STAIN Meulaboh.
Dalam kesempatan tersebut, Dr. Rahayu Subakat mempresentasikan hasil penelitiannya berjudul “Transformasi Pendidikan dari Pinggiran: Kepemimpinan Progresif di Madrasah Aceh Tengah.”
Penelitian yang dilakukan di MIN 18 Aceh Tengah, Kecamatan Jagong Jeget, ini mengangkat tentang bagaimana komitmen para pemangku kepentingan pendidikan di daerah mampu melahirkan inovasi dan kemajuan yang signifikan bagi pendidikan Islam.
Melalui pendekatan progresif, para pemimpin madrasah di wilayah tersebut melakukan berbagai langkah strategis, baik secara sistemik maupun struktural, guna mendorong transformasi pendidikan yang berkelanjutan. Hasil penelitian ini menegaskan bahwa perubahan positif dapat tumbuh dari daerah pinggiran apabila didukung oleh kepemimpinan yang visioner dan kolaboratif.
Partisipasi Dr. Rahayu Subakat, M.A. dalam MICONIS 2025 mencerminkan peran aktif IAIN Takengon dalam memperluas kontribusi akademik di tingkat internasional, khususnya dalam bidang pengembangan pendidikan Islam dan pemberdayaan masyarakat.
