Institut Agama Islam Negeri Takengon Gelar Rapat Tinjauan Manajemen Pascaimplementasi Audit Mutu Internal Siklus IV

Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Takengon menyelenggarakan Rapat Tinjauan Manajemen (RTM) di Hotel Grand Renggali Takengon pada Senin, 27 Oktober 2025. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari pelaksanaan Audit Mutu Internal (AMI) Siklus IV yang telah dilaksanakan sebelumnya oleh institusi tersebut. 

RTM merupakan rangkaian kegiatan dalam Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) perguruan tinggi yang bertujuan untuk mengevaluasi pengelolaan dan manajemen organisasi secara komprehensif. Dalam hal ini, adalah evaluasi pengelolaan Unit Pengelola Program Studi (UPPS) dan Program Studi (PS). RTM ini dilaksanakan secara periodik untuk meninjau kinerja sistem secara menyeluruh berdasarkan temuan-temuan yang diperoleh dari proses audit internal.

Dalam sambutannya, Rektor IAIN Takengon Prof. Dr. Ridwan, M.C.L. menekankan pentingnya keseriusan dalam mengikuti kegiatan ini dan mengingatkan seluruh peserta untuk tidak mengedepankan emosi dalam menanggapi hasil dan temuan yang disampaikan selama proses AMI dan RTM. Rektor menggarisbawahi perlunya sikap objektif dan konstruktif dalam menghadapi evaluasi sistem penjaminan mutu yang telah dilaksanakan.

"Ikuti prosesnya, cermati outputnya. Jika ada masalah, kita cari solusi bersama," ujar Rektor, menegaskan pentingnya pendekatan kolaboratif dalam mengatasi berbagai permasalahan yang teridentifikasi. Rektor juga mengarahkan peserta RTM untuk merumuskan kebijakan strategis yang dapat diimplementasikan sebagai respons terhadap temuan audit, sehingga dapat mendorong peningkatan mutu institusi secara berkelanjutan.

Kepala Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) IAIN Takengon Dr. Edy Saputra, M.Pd. menjelaskan bahwa pelaksanaan AMI dan RTM tahun 2025 merupakan serangkaian kegiatan yang dirancang untuk mendukung implementasi SPMI di lingkungan institusi. "Temuan yang diperoleh dari proses audit akan digunakan sebagai bahan evaluasi dan perbaikan untuk tahun mendatang," jelasnya.

Kepala LPM menyampaikan harapan akan adanya perubahan positif yang dicapai pada tahun berikutnya sebagai hasil dari proses evaluasi menyeluruh ini. Dalam agenda RTM tersebut juga diidentifikasi butir mutu mana yang telah mencapai standar baik dan butir mutu mana yang masih memerlukan perbaikan. Penjabaran ini memberikan gambaran komprehensif mengenai kondisi aktual sistem penjaminan mutu di tingkat UPPS dan PS di lingkungan IAIN Takengon. 

RTM juga menjadi forum untuk melakukan tinjauan dan proyeksi kesiapan program studi dalam menghadapi proses akreditasi. Evaluasi ini mencakup penilaian peluang pencapaian peringkat akreditasi jika dilaksanakan pada saat ini, apakah program studi berpotensi memperoleh predikat Unggul, Baik Sekali, atau Baik. Proyeksi kesiapan akreditasi ini menjadi instrumen penting bagi manajemen institusi dalam merumuskan strategi pengembangan dan perbaikan yang diperlukan untuk meningkatkan daya saing program studi. 

Pelaksanaan RTM pascaimplementasi AMI Siklus IV ini menunjukkan komitmen IAIN Takengon dalam menjalankan siklus SPMI secara konsisten, yang terdiri dari tahapan penetapan standar, pelaksanaan, evaluasi, pengendalian, dan peningkatan standar pendidikan tinggi. Melalui mekanisme audit dan tinjauan manajemen yang terstruktur, institusi berupaya memastikan bahwa sistem penjaminan mutu berjalan secara efektif dan efisien dalam mencapai tujuan institusional.