IAIN Takengon Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Mahasiswa Terdampak Bencana Hidrometeorologi
Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Takengon menyalurkan bantuan tanggap darurat kepada mahasiswa yang terdampak bencana hidrometeorologi yang melanda Aceh Tengah dan wilayah sekitar. Penyaluran bantuan berupa dana Rp250.000 per mahasiswa tersebut dilaksanakan pada Senin, 08 Desember 2025 sebagai bentuk kepedulian kampus terhadap kondisi mahasiswa yang menghadapi kesulitan pasca banjir dan longsor.
Wakil Rektor I IAIN Takengon, Dr. Al Musanna, M.Ag, menjelaskan bahwa bantuan ini diberikan sebagai respon cepat terhadap kendala yang dialami mahasiswa dalam memenuhi kebutuhan dasar selama masa darurat. Ia menyampaikan bahwa sebagian mahasiswa bahkan tidak dapat pulang ke kampung halaman karena akses jalan yang terputus dan transportasi yang tidak memungkinkan.
“Kami berusaha memberikan dukungan secepat mungkin, terutama bagi mahasiswa yang terisolasi dan membutuhkan bantuan mendesak,” ujarnya.
Rektor IAIN Takengon, Prof. Dr. Ridwan Nurdin, MCL, menambahkan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari program tanggap darurat Kementerian Agama Republik Indonesia, yang disalurkan melalui satuan kerja IAIN Takengon. Hingga saat ini, sebanyak 42 mahasiswa telah menerima bantuan, dan proses penyaluran masih berlanjut.
“Masih banyak mahasiswa yang belum bisa mengonfirmasi kondisi mereka karena komunikasi terputus dan keterbatasan bahan bakar. Setelah akses membaik, bantuan akan diberikan kepada seluruh mahasiswa yang terdata terdampak,” jelasnya.
Prof. Ridwan juga menegaskan bahwa IAIN Takengon akan terus berupaya memastikan seluruh mahasiswa terdampak dapat terdata dan mendapatkan bantuan, sembari kampus tetap menjalankan layanan akademik dengan penyesuaian sesuai kondisi darurat.
Penyaluran bantuan ini menjadi wujud nyata kepedulian IAIN Takengon dalam memastikan mahasiswa tetap mendapatkan perhatian dan dukungan, sekaligus menunjukkan komitmen institusi dalam membantu pemulihan pascabencana.
