IAIN Takengon Laksanakan Refreshment Penerima Beasiswa KIP-K
Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Takengon menggelar pertemuan dengan mahasiswa penerima beasiswa Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) dan wali mahasiswa pada Kamis, 13 Februari 2025. Pertemuan ini diselenggarakan sebagai tindak lanjut dari hasil monitoring dan evaluasi akademik terhadap mahasiswa yg syarat Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) nya tidak memenuhi standar yg telah ditetapkan.
Wakil Rektor I IAIN Takengon, Dr. Al Musanna, M.Ag., menyampaikan arahan langsung kepada mahasiswa yang menerima Surat Peringatan (SP) 1 akibat tidak memenuhi kriteria akademik. Dalam kesempatan tersebut, Warek I menekankan pentingnya menjaga prestasi akademik agar beasiswa tetap berlanjut.
"Kami berharap kalian bisa memperbaiki nilai akademik agar tetap bisa mendapatkan beasiswa ini. Jika dalam evaluasi berikutnya, mahasiswa ini tidak ada perbaikan, maka beasiswa akan dicabut.," ujar Dr. Al Musanna.
Selain itu, beliau juga mengingatkan mahasiswa penerima beasiswa agar tidak menikah selama masih menerima bantuan pendidikan tersebut. Berdasarkan pengalaman sebelumnya, terdapat mahasiswa yang kehilangan beasiswa karena menikah. Penerima KIP-K yang menikah dianggap mampu mandiri secara finansial. Jika beasiswa dicabut, itu berarti mahasiswa dianggap sudah mampu menghidupi dirinya sendiri," .
Pertemuan ini dihadiri mahasiswa yang mendapat peringatan, bersama para wali. Wakil Rektor I mengajak para orang tua untuk turut mendukung dan memotivasi anak-anak mereka agar tetap fokus dalam belajar.
"Beasiswa ini adalah amanah dari rakyat Indonesia. Jumlah penerima KIP-K secara nasional sangat terbatas, maka harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya," pungkasnya.
Dengan adanya pertemuan ini, diharapkan mahasiswa yang mendapat peringatan dapat meningkatkan prestasi akademiknya agar tetap berhak menerima beasiswa KIP-K di semester berikutnya.
