IAIN Takengon Kukuhkan 632 Guru Profesional PPG Daljab Transformasi Batch 2 & 3 Tahun 2025 di Tengah Tantangan Bencana

Program Studi Pendidikan Profesi Guru (PPG) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Takengon menyelenggarakan Yudisium dan Pengukuhan Guru Profesional Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan (Daljab) Transformasi Batch 2 dan 3 Tahun 2025 pada 03 Februari 2026 di Grand Bayu Hill Takengon. Kegiatan ini dilaksanakan oleh LPTK IAIN Takengon dan diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai daerah di Indonesia.

Ketua LPTK IAIN Takengon, Mahdi Wahyuni Salam, M.Ed., Ph.D., dalam sambutannya menyampaikan bahwa penyelenggaraan PPG tahun ini merupakan salah satu pelaksanaan terberat yang pernah dihadapi panitia. Hal tersebut bukan disebabkan oleh peserta, melainkan tantangan besar yang dialami oleh pihak pengelola akibat kondisi bencana yang melanda wilayah Takengon.

“Kami tidak tinggal diam. Dalam kondisi bencana, kami tetap berupaya agar seluruh proses PPG berjalan dengan baik." ungkapnya. Ia menegaskan bahwa segala keterbatasan tersebut menjadi bagian dari perjuangan demi keberlangsungan pendidikan dan masa depan para guru profesional.

Mahdi juga menyampaikan bahwa jumlah mahasiswa PPG Daljab Transformasi Batch 2 dan 3 Tahun 2025 yang mengikuti yudisium dan pengukuhan mencapai 632 orang, dengan 230 peserta hadir secara luring dan sisanya mengikuti kegiatan secara daring. Dari jumlah tersebut, 566 peserta berasal dari Aceh, sementara peserta lainnya berasal dari berbagai provinsi, seperti Bengkulu, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan daerah lain, mencerminkan keberagaman peserta dari Sabang hingga Merauke.

Sementara itu, Rektor IAIN Takengon, Prof. Dr. Ridwan Nurdin, MCL, dalam sambutannya menegaskan bahwa Program Pendidikan Profesi Guru merupakan salah satu bentuk tanggung jawab negara dalam meningkatkan kualitas pendidikan nasional. Ia menekankan bahwa PPG berperan penting dalam meningkatkan kompetensi dan kualitas guru, yang pada akhirnya akan berdampak langsung pada kemajuan daerah dan bangsa.

Prof. Ridwan juga berbagi pengalaman pribadinya yang berkesan selama menempuh pendidikan, di mana peran guru sangat menentukan perjalanan hidup seseorang. Ia mengajak para guru profesional untuk terus merenungkan tujuan hidup dan arah pengabdian mereka sebagai pendidik.

Kegiatan yudisium dan pengukuhan ini menjadi momentum penting bagi para lulusan PPG Daljab Transformasi Batch 2 dan 3 Tahun 2025 untuk menguatkan komitmen sebagai guru profesional yang berintegritas, berdedikasi, dan siap mengabdi bagi pendidikan Indonesia.