IAIN Takengon Gelar Zikir dan Doa Bersama sebagai Rangkaian Peringatan Hari Santri Nasional

Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Takengon menggelar kegiatan zikir dan doa bersama dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional yang jatuh pada Rabu, 22 Oktober 2025. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk penghormatan sekaligus mendoakan para pendiri kampus, dewan penyantun, dan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang telah meninggal dunia.

Dalam sambutannya, Rektor IAIN Takengon Prof. Dr. Ridwan, M.C.L. memaparkan sejarah berdirinya dan awal-awal pengembangan kampus IAIN Takengon yang berawal dari Yayasan Gajah Putih pada tahun 1984 s.d. 1986. Prof. Ridwan menekankan bahwa momen Hari Santri Nasional ini juga menjadi kesempatan untuk memupuk silaturahmi antarseluruh civitas akademika dan elemen masyarakat.

"Momen ini untuk mengenang jasa para pendiri kampus sekaligus mendoakan mereka agar mendapat rahmat dari Allah SWT," ujar Prof. Ridwan.

Kegiatan yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh jajaran pimpinan kampus meliputi Rektor, Wakil Rektor I dan II, serta seluruh civitas akademika IAIN Takengon. Turut hadir pula sejumlah tamu undangan dari berbagai instansi, di antaranya Kapolres Bener Meriah, perwakilan Bank BSI, Bank BTN, Asisten I Bener Meriah, perwakilan Dandim Aceh Tengah, Kepala Dinas Syariat Islam Bener Meriah, perwakilan Kementerian Agama Aceh Tengah, Ketua Mahkamah Syariah Aceh Tengah, General Manager Hotel Renggali Takengon, perwakilan mahasiswa dari DEMA dan SEMA serta perwakilan tamu lainnya.

Zikir dan doa bersama dipimpin oleh Tgk. Dr. Ramadhan, M.A., dosen IAIN Takengon, yang memandu kegiatan ini dengan penuh khusyuk. Kegiatan ini menjadi wujud nyata implementasi tema Hari Santri Nasional 2025, "Mengawal Indonesia Merdeka, Menuju Peradaban Dunia", yang menekankan peran santri sebagai penjaga moral dan spiritual bangsa.