IAIN Takengon dan Kemenag Aceh Tengah Koordinasikan Mitigasi Pesantren Aman Bencana

Takengon — Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Takengon Prof. Dr. Ridwan Nurdin, MCL melakukan koordinasi bersama Kepala Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Aceh Tengah, Kasi Bimas Islam, dan para Penyuluh Agama Islam dalam rangka mewujudkan program Pesantren Aman Bencana. Pertemuan ini berlangsung di Kantor Kemenag Aceh Tengah, Jumat (17/10/2025).

Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Menteri Agama Republik Indonesia agar setiap lembaga keagamaan memahami kondisi daerah masing-masing, terutama yang berkaitan dengan potensi bencana. Dalam koordinasi ini, dibahas langkah-langkah strategis untuk meningkatkan kesiapsiagaan lembaga pendidikan keagamaan terhadap risiko bencana alam.

Rektor IAIN Takengon menegaskan pentingnya kolaborasi lintas lembaga dalam upaya mitigasi. “Pesantren dan rumah ibadah merupakan bagian penting dari kehidupan masyarakat. Karena itu, pemetaan potensi bencana dan kesiapan menghadapi situasi darurat perlu menjadi perhatian bersama,” ujar Prof. Ridwan.

Tahap awal koordinasi ini difokuskan pada pemetaan dan pendataan potensi bencana di lingkungan pesantren, rumah ibadah, dan fasilitas keagamaan lainnya di Aceh Tengah. Langkah ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi penyusunan program pelatihan, edukasi, dan penanganan darurat di masa mendatang.

Dengan adanya sinergi antara IAIN Takengon, Kemenag Aceh Tengah, serta para penyuluh agama, program Pesantren Aman Bencana diharapkan mampu menciptakan lingkungan pendidikan yang tangguh, aman, dan siap menghadapi berbagai potensi bencana alam di wilayah dataran tinggi Gayo.