IAEI Komisariat IAIN Takengon Gelar FGD: Dorong Pengelolaan Dana Ziswaf yang Transparan dan Berdampak di Aceh Tengah
Ikatan Ahli Ekonomi Islam (IAEI) Komisariat IAIN Takengon mengadakan Focus Group Discussion (FGD) dengan tema "Pengelolaan Dana Ziswaf pada Baitul Mal Kabupaten Aceh Tengah. Acara yang berlangsung pada Senin, 16 Desember 2024, bertempat di Aula IAIN Takengon ini merupakan bagian dari rangkaian penelitian mengenai pengelolaan dana zakat, infak, dan wakaf (Ziswaf) di wilayah tersebut.
FGD ini menghadirkan tim peneliti yang terdiri dari Dr. Rosdaniah, MA, Dr. Ika Hartika, MA, Rahmanurzianti, M.Si, dan Panetir Bungkes, M.Si. Berbagai pihak turut hadir, termasuk perwakilan Baitul Mal Aceh Tengah, Bappeda Aceh Tengah, BPK Aceh Tengah, tokoh masyarakat, Tribun Gayo, RRI, civitas akademika IAIN Takengon, serta Inspektorat Aceh Tengah.
Rektor IAIN Takengon, Prof. Dr. Ridwan Nurdin, M.C.L dalam sambutannya menekankan pentingnya pendekatan inovatif dalam pengelolaan Ziswaf, dengan fokus pada transparansi dan dampak nyata bagi masyarakat.
“Mari kita ciptakan sistem zakat yang benar-benar terasa manfaatnya oleh masyarakat. Jangan hanya terpaku pada teori, tetapi duduk bersama mencari solusi praktis. Perguruan tinggi siap menjadi mitra untuk membantu Baitul Mal, baik dalam tata kelola maupun implementasi di lapangan. Harapannya, dana zakat bisa dikelola dengan amanah dan masyarakat pun menaruh kepercayaan penuh pada kita,” ujar Rektor.
Melalui FGD ini, IAEI Komisariat Takengon dan para pemangku kepentingan berharap dapat menemukan pola pengelolaan dana Ziswaf yang amanah, efektif, dan profesional. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi pijakan untuk memperkuat peran Baitul Mal dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Aceh Tengah.
