Fakultas Tarbiyah Gelar Yudisium Sarjana Tahun Akademik 2024/2025
Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Takengon menyelenggarakan Yudisium Sarjana Strata Satu (S1) Tahun Akademik 2024/2025 pada Rabu (12/11/2025) di Aula IAIN Takengon. Kegiatan ini dihadiri oleh Dekan, Wakil Dekan, Ketua Program Studi, Kasubbag TU, serta para dosen di lingkungan Fakultas Tarbiyah IAIN Takengon. Dalam laporannya, Wakil Dekan Bidang Akademik, Kemahasiswaan, Kelembagaan, dan Kerja Sama, Dr. M. Firdaus, M.A, menyampaikan bahwa jumlah peserta yudisium Fakultas Tarbiyah tahun ini mencapai 91 orang lulusan dari berbagai program studi. Acara tersebut turut menghadirkan Dr. Syarifuddin, M.Si, Dekan Fakultas Agama Islam Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI), sebagai penyampai orasi ilmiah bertema “Daya Saing Lulusan Perguruan Tinggi dalam Dinamika Dunia Kerja antara Pesisir dan Wilayah Tengah Aceh.” Dalam orasinya, Dr. Syarifuddin menekankan bahwa yudisium bukanlah akhir dari perjalanan akademik, melainkan tonggak awal menuju perjuangan yang lebih panjang. “Hari ini kita tidak hanya membicarakan ijazah, tetapi juga misi hidup. Daya saing Aceh ditentukan oleh para pendidik dan peserta didik. Jika guru tangguh, maka daerah juga akan maju,” ujarnya. Ia menambahkan, guru memiliki peran penting dalam meningkatkan daya saing daerah dengan mencerdaskan, memperkuat literasi, dan membentuk karakter melalui kejujuran, disiplin, serta gotong royong. Para pendidik juga dituntut untuk adaptif terhadap perkembangan digital dan kreatif dalam membangun kolaborasi lintas wilayah, agar potensi ekonomi Aceh dapat berkembang secara merata antara pesisir dan dataran tinggi. Mewakili para lulusan, Rezeki Ayu Mahara Ananda, mahasiswa Program Studi Bimbingan Konseling Pendidikan Islam (BKPI), menyampaikan kesan dan pesan mewakili rekan-rekannya. “Fakultas Tarbiyah bukan sekadar tempat menimba ilmu, tetapi rumah kedua. Dosen tidak hanya memberi teori, tapi juga mengajarkan keikhlasan dan tanggung jawab sebagai pendidik. Semoga setelah yudisium ini, kita terus belajar dan membawa cahaya ilmu dalam dunia pendidikan,” ungkapnya. Sementara itu, Dekan Fakultas Tarbiyah, Mahdi Wahyuni Salam, M.Ed., Ph.D, dalam arahan dan bimbingannya memberikan pesan penuh makna kepada para lulusan. “Kalian sudah sah menyandang gelar Sarjana Pendidikan (S.Pd). Namun perjalanan menuntut ilmu tidak berhenti di sini. Pendidikan bukan hanya apa yang dipelajari di kelas, tapi juga apa yang dilihat, didengar, dan dirasakan,” pesannya. Ia juga mengingatkan pentingnya akhlak dan etika dalam mengamalkan ilmu di tengah masyarakat. “Mengutip nasihat Imam Syafii, ‘Barang siapa yang tidak mampu menahan lelahnya belajar, maka ia harus mampu menahan perihnya kebodohan.’ Jadilah alumni yang bermanfaat bagi orang lain, karena seburuk-buruk masyarakat adalah yang tidak memberi manfaat, bahkan mendatangkan keburukan,” tutupnya. Pada kesempatan ini, Fakultas Tarbiyah juga memberikan penghargaan kepada lulusan terbaik dari setiap program studi, yaitu: • PIAUD: Marliha (IPK 3.99) • PGMI: Siti Mahara (IPK 3.94) • BKPI: Rezeki Ayu Mahara (IPK 3.92) • TBI: Muhammad Abrar Muda (IPK 3.86) • PAI: Indah Rejeki (IPK 3.82) • PBA: M. Mansyuri dan Sulisma Riyanti (IPK 3.82) • MPI: Fittawari Tawar Nate (IPK 3.82) • TMA: Haira Fitri (IPK 3.80) Yudisium Fakultas Tarbiyah IAIN Takengon tahun 2025 ini menjadi momentum berharga bagi para lulusan untuk meneguhkan semangat pengabdian di dunia pendidikan sebagai guru yang mendidik, berakhlak mulia, dan berguna bagi masyarakat.
