Estafet Pengabdian: IAIN Takengon Lepas Drs. H. Amrun Saleh, MA, Sambut Sinergi Baru di IAIN Langsa

Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Takengon resmi melepas Kepala Biro periode 2022–2025, Drs. H. Amrun Saleh, MA, ke tempat tugas barunya di IAIN Langsa pada Selasa, 15 Juli 2025 di Aula IAIN Langsa. Prosesi penghantaran ini menjadi momen istimewa yang sarat makna kebersamaan dan harapan akan sinergi yang semakin kuat antar kedua lembaga.

Dalam sambutannya, Amrun Saleh menyampaikan bahwa kepindahan ini bukanlah sebuah perpisahan, melainkan langkah untuk melanjutkan pengabdian di tempat yang baru dengan tetap menjaga jalinan silaturahmi. "Silaturahmi harus tetap berjalan dengan baik. Semoga kehadiran kami di sini dapat bersama-sama menyelesaikan banyak pekerjaan. Yang terpenting bagaimana implementasi di lapangan bisa maksimal,” ungkapnya.

Rektor IAIN Takengon, Prof. Dr. Ridwan Nurdin, MCL, berpesan agar perjalanan karir menjadi bagian dari lukisan kehidupan yang selalu diperindah. "Semua tergantung bagaimana kita merintis dan melukis kehidupan. Lukislah kehidupan ke depan lebih baik dari apa yang telah dilakukan agar semakin berharga. Atmosfer kemajuan harus terus dikembangkan, agar lukisan yang kita tampilkan menjadi lukisan kemajuan yang indah dan berharga” tuturnya.

Penghantaran ini turut disambut hangat oleh Wakil Rektor III IAIN Langsa, Prof. Dr. Iskandar, MCL. Ia menilai momen ini sangat bersejarah bagi kedua institusi. “Penghantaran Bapak Amrun adalah sesuatu yang istimewa. Kami tidak ragu, beliau adalah sosok yang diantar dengan penuh penghormatan oleh rekan-rekan di IAIN Takengon. Ini menunjukkan dedikasi dan kepercayaan yang luar biasa,” ungkapnya.

Ia juga memberikan apresiasi kepada Rina Meutia, SE., ME., yang merupakan Kepala Biro IAIN Langsa Periode 2022-2025 dan akan melanjutkan pengabdian sebagai Kepala Biro IAIN Takengon. “Bu Rina telah memberikan semangat kerja, memotivasi di tengah keterbatasan, dan membawa perkembangan karir yang memberikan dorongan besar pada tata kelola lembaga. Kami yakin kehadiran beliau akan membawa semangat baru untuk kebaikan bersama,” tambahnya.

Prof. Iskandar menegaskan bahwa perpindahan tugas bukan sekadar mutasi, melainkan bagian dari prestasi dan bukti dedikasi. “Pak Amrun dengan pengalaman dan kapasitasnya akan memberi dampak signifikan bagi kemajuan lembaga. Mari kita jadikan pertukaran ini sebagai wujud pengabdian untuk kebaikan bersama. Bukan di mana kita bertugas, tetapi apa yang kita tabur akan menentukan kebaikan yang kita tuai,” pungkasnya.

Momentum ini menjadi penegasan bahwa estafet pengabdian, sinergi, dan silaturahmi adalah kunci untuk mewujudkan kemajuan bersama, demi lembaga yang semakin kokoh dan berdaya saing di masa depan.