Bangun Jiwa Entrepreneur Muda: Prodi Ekonomi Syariah IAIN Takengon Gelar Seminar Kewirausahaan dan Resmikan Inkubator Bisnis
Program Studi Ekonomi Syariah Fakultas Syariah, Dakwah dan Ushuluddin Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Takengon menyelenggarakan Seminar Kewirausahaan dan Peresmian Inkubator Bisnis Prodi Ekonomi Syariah, Rabu, 5 November 2025, bertempat di Aula IAIN Takengon dengan mengusung tema “Membangun Mindset Entrepreneurial Generasi Z Menuju Indonesia Emas 2045: Sukses Menciptakan Usaha yang Inovatif dan Berkelanjutan,” kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa serta siswa sekolah yang memiliki minat dalam dunia wirausaha.
Acara menghadirkan pemateri utama Khairul Fajri Yahya, seorang Fashion Designer dan Owner Brand Ija Kroeng, serta Mubarak Hulda, Owner Cafe Tujuh Semeja. Pada sesi bincang alumni turut hadir Sayid Mahbengi, S.E. (Owner TOS Coffee), Awwalul Fitriana, S.E. (Owner Rina Exclusive), dan Nikmah, S.E. (Owner Dapoer Gayo) yang berbagi inspirasi dan pengalaman membangun usaha dari nol hingga sukses.
Dalam pemaparannya, Khairul Fajri Yahya membahas pentingnya mindset entrepreneur yang kuat, di antaranya berani menghadapi tantangan dan mengambil risiko, mampu memanfaatkan serta menciptakan peluang, berani mengeksekusi ide, terus memperbarui ilmu, memiliki visi besar, dan konsisten pada tujuan. Ia menekankan bahwa kesuksesan dalam bisnis bukan hanya tentang ide kreatif, tetapi juga keberanian dan konsistensi dalam menjalankannya.
Sementara itu, Mubarak Hulda memaparkan ciri-ciri pola pikir wirausaha yang perlu dimiliki generasi muda, yakni proaktif, berani mengambil risiko, kreatif dan inovatif, tangguh serta pantang menyerah, berorientasi pada solusi, dan memiliki visi jangka panjang. Menurutnya, pola pikir tersebut menjadi fondasi utama dalam membangun usaha yang mampu bertahan di tengah tantangan zaman.
Ketua Program Studi Ekonomi Syariah, Ainiah, M.E., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Prodi untuk mewujudkan profil lulusan yang unggul dan berdaya saing di bidang kewirausahaan.
“Inkubator bisnis ini kami dirikan sebagai wadah bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan berbisnis secara nyata. Mindset kewirausahaan harus terbentuk sejak dini, bukan setelah tamat kuliah,” ungkapnya.
Sementara itu, Rektor IAIN Takengon, Prof. Dr. Ridwan Nurdin, MCL, secara resmi membuka kegiatan tersebut. Dalam arahannya beliau menekankan pentingnya mental pejuang yang disertai dengan keahlian.
“Mental petarung tanpa keahlian hanyalah omong kosong. Dunia kerja dan bisnis menuntut kita untuk memiliki kemampuan nyata. Semoga dari puluhan peserta hari ini, lahir para pengusaha muda yang tangguh dan inovatif,” pesan Rektor.
Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat wirausaha dapat tumbuh kuat di kalangan generasi muda, terutama mahasiswa dan siswa yang hadir, sehingga mampu menciptakan peluang usaha kreatif dan berkelanjutan menuju Indonesia Emas 2045.
