Jalin Kerjasama Pendidikan Internasional, FSDU IAIN Takengon Tandatangani MoA dengan KIDU Malaysia

Fakultas Syariah, Dakwah, dan Ushuluddin (FSDU) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Takengon telah resmi menjalin kerjasama dengan Kolej Islam Darul Ulum (KIDU) Kedah, Malaysia. Kerjasama ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman Memorandum of Agreement (MoA) oleh kedua belah pihak dalam prosesi yang berlangsung di Ruang Rapat Pimpinan IAIN Takengon pada Selasa, (23/07/2024)

Kerjasama ini bertujuan untuk memperkuat hubungan akademik dan meningkatkan kualitas pendidikan serta penelitian di kedua institusi. Wakil Dekan I FSDU Bidang Akademik, Kemahasiswaan, Kelembagaan, dan Kerjasama, Dr. Ibnu Qodir, M.S.I., menyampaikan harapannya agar kerjasama ini dapat meningkatkan pertukaran pengetahuan dan pengalaman antara mahasiswa dan dosen, serta mengembangkan program-program akademik yang bermanfaat.


"Dengan kerjasama ini, kami berharap dapat meningkatkan pertukaran pengetahuan dan pengalaman antara mahasiswa dan dosen, serta mengembangkan program-program akademik yang bermanfaat bagi kedua institusi," ujar Dr. Ibnu Qodir.


MoA ini mencakup beberapa aspek kerjasama, antara lain pertukaran mahasiswa, kolaborasi penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, serta kegiatan akademik lainnya seperti kuliah tamu dan seminar bersama. Ketua Jabatan Syariah Kolej Islam Darul Ulum Kedah Malaysia, Ustazah Nor Haniza Binti Khairuddin, menyambut baik kerjasama ini.

Setelah penandatanganan MoA, Ustazah Nor Haniza Binti Khairuddin memberikan dokumen kurikulum berupa transkrip akademik Kolej Islam Darul Ulum Kedah Malaysia kepada Dekan Fakultas Syariah, Dakwah, dan Ushuluddin IAIN Takengon, Dr. Ahmad Solihin Siregar, MA. Dokumen ini diharapkan dapat menjadi bahan kajian rekognisi mata kuliah bagi mahasiswa program DIII Kolej Islam Darul Ulum Kedah Malaysia yang ingin melanjutkan studi Strata I di Fakultas Syariah, Dakwah, dan Ushuluddin IAIN Takengon.

Harapannya, kerjasama ini dapat membuka peluang baru dan memberikan manfaat yang signifikan bagi kedua institusi serta mendorong pertumbuhan dan perkembangan pendidikan Islam di Indonesia dan Malaysia.